Mengapa Dilarang Menjual Permen Karet di Singapura?

noda permen karet

Peraturan unik yang menjadi sorotan di Singapura adalah larangan menjual permen karet di berbagai toko-toko. Meski terdengar aneh, aturan ini dibuat atas dasar kebersihan dan penegakan tata tertib lingkungan.

Dilarang Menjual Permen Karet di Singapura

Peraturan tersebut diberlakukan setelah banyak permen karet bekas pakai ditemukan menempel di tempat-tempat umum seperti stasiun MRT dan kendaraan bermotor. Walaupun larangan menjual permen karet berlaku, orang yang mengunyah permen karet sendiri tidak akan didenda. Hal ini memungkinkan wisatawan atau warga untuk membawa permen karet dari luar negeri, seperti dari Indonesia, untuk konsumsi pribadi.

Konsekuensi Pelanggaran

Bagi yang melanggar aturan ini, konsekuensinya cukup serius. Jika seseorang membuang permen karet bekas pakainya ke tempat selain tempat sampah yang tersedia di sekitarnya, mereka harus bersiap-siap untuk membayar denda yang tidak murah.

Denda yang diberikan bagi pelanggaran ini berkisar antara $500 hingga $1000 US dolar! Ini adalah bentuk penghormatan terhadap kebersihan lingkungan yang sangat ditegakkan di Singapura. Bahkan, untuk pelanggaran yang berulang, denda bisa meningkat hingga mencapai $2000 US dolar untuk pelanggaran kedua.

Dalam konteks ini, kebersihan dan penghormatan terhadap lingkungan merupakan nilai yang sangat dijunjung tinggi oleh pemerintah Singapura. Meskipun aturan ini mungkin terdengar sangat ketat bagi sebagian orang, namun kebijakan ini menunjukkan komitmen kuat untuk menjaga kebersihan dan tata tertib di lingkungan umum.


Singapura dikenal sebagai salah satu negara dengan kebersihan luar biasa, yang tidak hanya mencakup infrastruktur yang teratur dan modern, tetapi juga menggarisbawahi tanggung jawab bersama untuk menjaga kebersihan kota. Aturan mengenai permen karet adalah salah satu dari banyak kebijakan yang diberlakukan untuk memelihara standar tinggi ini.

Jangan lupa: Kunjungi Singapore Night Safari dan Singapore River Safari, Saat ke Singapura

Saran

Setelah memahami tentang larangan menjual permen karet di Singapura, penting bagi setiap wisatawan atau penduduk yang tinggal di sana untuk memahami aturan-aturan yang berlaku. Selalu penting untuk menghormati aturan setempat, terutama dalam hal-hal kecil yang mungkin terdengar sepele seperti penggunaan permen karet.

Jaga kebersihan dengan baik, selalu gunakan tempat sampah yang tersedia, dan hindari membuang sampah sembarangan, termasuk permen karet bekas pakai. Dengan begitu, kita semua dapat turut serta dalam menjaga kebersihan lingkungan yang menjadi ciri khas Singapura.

Jika Anda berencana untuk mengunjungi Singapura, pastikan untuk memahami aturan-aturan yang berlaku di negara ini untuk menghindari masalah yang tidak diinginkan. Hormati kebijakan setempat dan nikmati pengalaman wisata yang memikat di negara yang indah ini.

 

Mengapa Dilarang Menjual Permen Karet di Singapura?

kwisata

turut membahas informasi pariwisata berdasarkan tempat lokasi tujuan wisata-wisata khususnya yang ada di Indonesia, juga info pendukung wisata.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *