Curug Cikaweni, Bodogol, Bogor dan Obat Awet Muda

bodogol bogor

Di antara keindahan alam yang menakjubkan di Indonesia terdapat Curug Cikaweni yang mempesona. Curug atau air terjun ini menjadi bagian dari pesona alam yang mengelilingi daerah Bodogol di Bogor, berlokasi sekitar 12 kilometer dari jalan Raya Bogor menuju Sukabumi, dengan tambahan perjalanan sekitar 7 kilometer ke arah dalam, terletak di kaki gunung Pangrango.

Wilayah yang menampung air terjun ini ternyata menjadi bagian dari Taman Nasional Gunung Gede Pangrango yang terkenal. Di balik keindahannya, air terjun ini memiliki legenda yang menarik. Konon, air yang mengalir di sana diyakini memiliki kemampuan untuk menjaga kesegaran dan kecantikan kulit, memberikan aura keabadian bagi mereka yang rajin mencuci wajahnya di sana.

Akan tetapi, keindahan ini tidak diperoleh dengan mudah. Perjalanan menuju air terjun memerlukan usaha ekstra. Pengunjung harus melalui perjalanan menantang ke arah gunung Pangrango. Meski demikian, usaha untuk mencapainya tidak sia-sia karena pengalaman menelusuri keindahan alam di ketinggian sekitar 797 meter di atas permukaan laut (mdpl) benar-benar mempesona.

Saat mengunjungi Curug Cikaweni, pengalaman petualangan dan keindahan alam yang menakjubkan akan menyapa. Tetapi, tetaplah ingat bahwa keabadian yang dijanjikan legenda mungkin hanya sebatas cerita. Namun, kekaguman terhadap pesona alam yang luar biasa akan tetap menjadi bagian tak terlupakan dari perjalanan tersebut.

Awet Muda di Curug Cikaweni

air terjun bodogol bogor

Kalau lebih jauh lagi berjalan dan melewati hutan rimbun, serta perjalanan turun dari tangga batu menuju jalan setapak berbatu pasir, melalui semak-semak yang rapat, terbentanglah Curug Cikaweni yang berlokasi di ketinggian 650 meter di atas permukaan laut.

Di curug inilah terdapat air terjun yang konon katanya dapat membuat awet muda, apa lagi kalau menceburkan diri di dalam air yang menggenang di sekitar air terjun.

Legenda mengatakan bahwa orang yang mandi di air terjun ini akan mendapatkan bonus yang luar biasa: kelangsungan kekal awet muda. Konon, jika kita selalu menjaga kesegaran dan kebahagiaan, maka kita pun akan terlihat awet muda!

Sumber air dari air terjun inilah yang memenuhi kebutuhan air di kampung sekitar curug. Kalau menuruni curug itu, Anda, akan bertemu dengan bukit kecil dan tempat penangkaran Owa Jawa. Penangkaran tersebut berdiri sejak 2003. Penangkaran yang khusus bisa menjaga habitat Owa Jawa di Bogor ini diharapkan mampu melestarikan hewan berbulu abu-abu itu.

Anjungan Pandang dan Titian Gantung Bodogol

Di sekitar Bodogol tedapat hutan sepanjang 1,4 kilometer. Untuk melalui hutan tersebut sebenarnya tidak sulit karena ada jalan setapak yang sudah dibuat secara khusus untuk para pejalan kaki yang dibuat dari pelur semen dan Conblock.

Namun, bila hujan, jalanan tersebut menjadi licin akibat lumut. Oleh sebab itu, jalanan yang menajak tersebut jadi sangat berbahaya, licin dan kalau tidak hati-hati bisa terjatuh.

Setelah berjalan berjalan sejauh 200 meter, Anda akan menemukan sebuah anjungan pandang. Anjungan tersebut berlantai kayu dengan ukuran 5 x 5 dan berpegangan pagar besi. Bentuknya menjorok dan di bawah anjungan terbentang jurang dan lembah yang landai. Anjungan seperti rumah pohon yang bergantungan.


Dari anjungan, jalur kembali menurun lalu mendaki. Kalau sudah berjalan sekitar 700 meter, Anda akan bertemu orang yang menjual foto hasil camera trap. Kalau sudah melewati lintasan tersebut, Anda juga akan menemui sungai kecil yang mengalir melalui jerami-jerami kecil dan berair jernih.

Setelah memasuki hutan kembali, akan ditemukan titian yang terbuat dari jala kawat, mengikat alas besi bodes 30 cm digantung empat bentang ke pohon dengan tali baja. Walau memang titian gantung itu menarik, namun kondisinya tidak aman karena tinggal separuh jalan, akibat sebuah pohon di ujung jembatan tumbang tersambar petir.


Jangan sampai ketinggalan untuk menjelajahi wisata air yang mempesona:


Flora Kaya Akan Kehidupan

Di areal seluas 56 hektar Pusat Penelitian Keanekaragaman Hayati (PPKAB) yang terletak di perbatasan Kabupaten Bogor dan Sukabumi, tersaji sebuah panorama luar biasa. Lebih dari 300 jenis tanaman obat, 700 variasi bunga, dan dengan sedikit keberuntungan, Anda dapat bertemu dengan fauna langka dan endemik seperti elang Jawa (Spizaetus bartelsi), lutung, kucing hutan, anjing hutan, surili, dan bahkan macan tutul.

Jagawana, yang menjadi pengelola dan pengawas area ini, telah mengingatkan para pengunjung sejak awal: jangan biarkan sehelai daun pun menjadi sampah. Bahkan, biji-bijian sekalipun ketika Anda berjalan sambil menikmati buah bekal dari rumah. Pentingnya menjaga ekosistem asli ini harus ditegakkan, termasuk mencegah “pendatang” yang dapat mengganggu keseimbangan ekosistem dengan menyebar biji mereka.

Di sekitar beberapa pohon, terdapat papan informasi yang menjelaskan nama lokal dan nama Latin dari tanaman tersebut, beserta manfaatnya. Salah satu yang menarik perhatian adalah rotan. Ada rotan yang tumbuh seperti sulur memanjang yang berduri, sementara ada yang memiliki penampilan seperti pohon salak. Bodogol, sendiri, memiliki empat jenis. Rotan cacing digunakan untuk pembuatan gelang, rotan darah naga memiliki buah yang menyerupai salak, rotan seti dimanfaatkan untuk kerajinan tangan, dan rotan badak diyakini dapat membantu penduduk jika tersesat di hutan. Konon, duri rotan badak, jika diolah, dapat membuka jalan pulang. Mungkin sekadar sugesti, tapi siapa yang tahu?

Ada juga tanaman seperti cipatuher yang bagian batang dan daunnya diyakini mampu mengatasi sipilis dan cacar air. Handeleum untuk mengatasi wasir, kapol dan ki urat untuk masalah batuk, ki beling untuk mengendalikan diabetes, dan kumis kucing untuk masalah ginjal. Tanaman pakis di sini memiliki beragam jenis dan manfaatnya. Daun pakis kebo, misalnya, digunakan untuk menumbuhkan rambut. Paku tiang memiliki luar yang rapuh namun bagian dalamnya sangat kuat. Bahkan, daun dari paku telur bisa dimasak sebagai sayuran.

Namun, tak hanya manfaat, beberapa tanaman juga perlu diwaspadai. Sebagai contoh, tanaman fulus mampu menyebabkan gatal yang luar biasa jika daunnya terkena kulit. Ada juga tanaman yang berbuah menyerupai anggur namun dapat menyebabkan rasa gatal di seluruh tubuh jika terpapar.

 

Curug Cikaweni, Bodogol, Bogor dan Obat Awet Muda

kwisata

turut membahas informasi pariwisata berdasarkan tempat lokasi tujuan wisata-wisata khususnya yang ada di Indonesia, juga info pendukung wisata.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *