Organisasi Pariwisata Internasional

Organisasi pariwisata internasional adalah lembaga atau organisasi sebagai wadah yang berfungsi untuk memperlancar kegiatan usaha wisata dan kerja sama antar negara sehingga dapat memahami kepentingan dari masing-masing negara terutama dalam bidang kepariwisataan.

Setiap negara yang mengembangkan sektor pariwisata tidak lepas dari negara lain atau dunia internasional sehingga memerlukan suatu organisasi yang dapat berfungsi sebagai kerja sama, penyebaran informasi tentang kepariwisataan yang ada di negara tersebut. Dengan kerja sama antar negara secara bilateral atau multilateral, dapat memperbesar jumlah kunjungan wisatawan dan memperlancar arus wisatawan.

Organisasi Kepariwisataan Internasional

Organisasi Kepariwisataan Internasional

Beberapa organisasi Kepariwisataan Internasional yang ada, antara lain:

World Tourism Organisation (WTO)

United Nation World Tourism Organisation (UN-WTO) merupakan organisasi di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai badan intergovernment yang berkantor pusat di Madrid, Spanyol dan menangani isu-isu kepariwisataan global dan promosi. Tujuan WTO untuk menstimulasi pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja, memberikan insentif dan melindungi lingkungan serta warisan budaya suatu destinasi, mempromosikan perdamaian dan saling pengertian antarnegara di dunia. Saat ini anggota WTO hampir seluruh negara yang memiliki daya tarik wisata ditambah lagi dengan affiliatate members yang terdiri dari institusi pendidikan, perusahaan biro perjalanan, hotel, dan penerbangan.

World Traveland Tourism Council (WTTC)

World Traveland Tourism Council merupakan koalisi global lebih dari 100 orang topexecutive dari seluruh sektor pariwisata di dunia. Didirikan tahun 1990 di London, WTTC dijalankan oleh 15 anggota eksekutif komite. Tujuan WTTC adalah bekerja sama dengan pemerintah untuk membuat strategi pengembangan ekonomi dan diprioritaskan kepada penciptaan sumber daya manusia dibidang pariwisata, pengembangan teknologi,pengembangan akses untuk capital resources (sumber-sumber keuangan) dan tourism demand.

International Air Transport Association (IATA)

International Air Transport Association merupakan organisasi seluruh perusahaan penerbangan internasional dengan tujuan utama menyederhanakan dan memperlancar arus orang dan barang dari satu jalur penerbangan ke jalur penerbangan lain di suatu negara. Bertugas menstandarkan tiket, airwaybills (dokumen cargo), baggage checks, memeliharastabilitas harga tiket. Misi IATA menjadi perwakilan dan melayani industri penerbangan dunia (perusahaan penerbangan, masyarakat, pemerintah, pihak ketiga seperti supplier). IATA berkantor pusat di Montreal, Kanada, dan memiliki eksekutif office di Jenewa, Swiss.

International Civil Aviation Organisation (ICAO)

International Civil Aviation Organisation merupakan organisasi pemerintahan untuk mempromosikan penerbangan sipilinternasional terkait dengan masalah keselamatan penerbangan.



Federation Aviation Administration (FAA)

Federation Aviation Administration merupakan organisasi yang mengurus keselamatan dan efisiensi penerbangan di bawah naungan departemen transportasi dari negara Amerika Serikat. Fungsi FAA untuk memformulasikan peraturan-peraturan dan supervisi hal-hal yang terkait dengan aspek operasional penerbangan dan airpor, seperti pengendalian lalu lintas udara, keamanan udara, standar penerbangan, perawatan pesawat, fasilitas penerbangan, sertifikasi pesawat, surat izin terbang, dan kelayakan terbang.

Pacific Area Travel Association (PATA)

Pacific Area Travel Association merupakan organisasi nonprofit yang didirikan di Hawaii tahun 1951. Bertujuan untuk mengembangkan, mempromosikan dan melancarkan perjalanan ke dan dari wilayah kawasan Pasifik. PATA memiliki anggota dari organisasi yang mencakup pihak pemerintah, penerbangan,akomodasi, travel agents, tour operator dan bisnis lain yang terkait dengan pariwisata. Para anggota bertukar ide tentang promosi, solusi terhadap masalah yang dihadapi para anggota, dan perkembangan pariwisata di kawasan Asia dan Pasifik, kemitraan, pendidikan, penelitian, pengadaan data.

European Travel Commission (ETC)

European Travel Commission berdiri sejak 1948 dan berkantor pusat di kota Brussel, Belgia, beraliansi strategis kolaborasi antara 31 badan/kantor/dinas pariwisata negara Eropa (National Tourism Organisation).Tujuan organisasi ini untuk mendatangkan wisatawan dari negara lain ke Eropa.

Internasional Congress and Convention Association (ICCA)

Internasional Congress ang Convention Association adalah suatu asosiasi profesi yang berskala internasional yang secara khusus menitik beratkan tujuannya kepada pengembangan dan pembinaan pengelola kongres, konvensi dan ekshibisi. ICCA didirikan pada 1964 berkantor pusat di Amsterdam-Belanda. 

Universal Federation of Travel Agent Association (UFTAA)

Universal Federation of Travel Agent Association adalah organisasi dari Perhimpunan Biro-biro Perjalanan yang dibentuk pada tahun 1966. Tujuannya adalah untuk memberikan perlindungan kepada biro-biro perjalanan melalui perhimpunan biro perjalanan serta memberikan bantuan moral, material, keahlian dan teknik yang diperlukan agar biro perjalanan dapat memperoleh kedudukan yang layak di kalangan industry pariwisata dunia.

Selain itu ada organisasi kepariwisataan tingkat regional yang terdiri dari beberapa negara yang ada di wilayah tertentu seperti: Asean Tourism Association (ASEANTA), Asian Association of Conservation and Visitors Bureans (AACVB), ASEAN Permanent Committee on Tourism (ASEAN PCT), ASEAN Hotel and Restaurant Association (AHRA), Indonesia Malaysia and Thailand Growth Triangle (IMT-GT), Indonesia Malaysia Singapore Growth Triangle (IMS-GT), Brunei Indonesia Malaysia and the Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGE) dan lain sebagainya.

 

Organisasi Pariwisata Internasional – Kanal Wisata Indonesia

One comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *