Wisata Gunung Bromo Andalan JawaTimur

Wisata Gunung Bromo merupakan tempat wisata andalan di JawaTimur. Bukan hanya wisatawan domestik yang mengenal Gunung Bromo sebagai wisata alam gunung yang menakjubkan, wisatawan manca negara pun tidak melewatkan destinasi ini jika singgah di Jawa Timur.

Tidak sedikit keindahan alam Bromo menjadi obyek fotografer untuk menghiasi headline media cetak terkemuka terutama ketika menghadapi musim liburan. Ulasan eksotisme alam serta keramahan budaya penduduk sekitar Gunung Bromo menjadikan orang untuk segera menjejakkan kaki ke tempat andalan wisata Jawa Timur ini, terlebih saat-saat kemunculan sang surya di pagi hari yang begitu mempesona.

Wisata Gunung Bromo Andalan JawaTimur

Kawasan Wisata Gunung Bromo

 

Untuk menuju kawasan Gunung Bromo sangat mudah dan banyak alternatif rute dan jalur serta sarana transportasi menuju ke sana. Selain itu akomodasi tersedia lengkap dengan banyaknya Hotel,homestay dan restoran yang ada di sekitar Gunung Bromo.

Untuk menuju Puncak Gunung Bromo dapat ditempuh melalui: Probolinggo, Pasuruan, Malang dan Lumajang. Yang paling mudah adalah lewat Probolinggo atau Pasuruan karena tersedia banyak angkutan umum jika tidak membawa kendaraan sendiri.

Setiba di area Wisata gunung Bromo, untuk mencapai tangga yang menuju Puncak Gunung Bromo, dapat menyewa jeep atau kuda atau berjalan kaki sambil menikmati suasana padang pasir kaldera pegunungan.

Waktu yang paling tepat untuk menikmati pemandangan alan Gunung Bromo adalah dini hari sebelum matahari terbit. Kawasan wisata Gunung Bromo Jawa Timur ini merupakan tempat yang populer untuk melihat sunrise (matahari terbit) dengan background pemandang kaki langit yang begitu mempesona.



Selain itu, kawasan gunung Bromo memiliki gurun pasir yang cukup luas yang sering kali menjadi lokasi syuting film untuk menggambarkan situasi padang pasir. Bahkan pembalap Tinton Suprapto berlatih di gurun pasir Bromo sebelum mengikuti ajang reli Paris – Dakar.

Berfoto sambil naik kuda atau naik jeep dengan lokasi padang pasir merupakan kenangan tersendiri dan menjadi koleksi yang indah. Desiran angin pegunungan menambah merdunya nyanyian alam yang membuat orang ingin kembali lagi.

Jika perjalanan wisata ke Bromo bertepatan dengan Upacara Kasodo atau Karo suku tengger yang mendiami Kawasan Gunung Bromo, suasana akan semakin semarak dengan suguhan budaya adat suku Tengger asli yang disajikan.

Tips Berwisata ke Gunung Bromo

Berikut beberapa tips jika melakukan perjalan wisata ke Bromo.

  • Gunung Bromo terkadang memiliki cuaca dingin yang cukup ekstrim bahkan bisa mencapai suhu kurang dari 10 derajat celcius karena berdekatan dengan Gunung Semeru yang merupakan Gunung tertinggi di Pulau Jawa. Untuk itu, bawalah jaket tebal, sarung tangan, penutup kepala serta sepatu.
  • Berkunjung ke Bromo yang tepat adalah antara bulan juli hingga September karena musim kemarau sehingga mengurangi hambatan naik ke puncak dan melihat sunrise dengan baik. Matahari terbit tidak akan terlihat jika awan mendung ada.
  • Bawalah uang cash secukupnya karena tidak ada ATM atau transaksi credit/debit card di wilayah ini. Pastikan mengambil uang tunai di kota terdekat dengan kawasan Gunung Bromo.
  • Bagaimanapun juga, wisata pegunungan membutuhkan kondisi fisik badan sehat dan fit. Hawa dingin, serta tenaga ekstra menaiki tangga menuju Puncak Gunung Bromo dapat menjadi kendala jika tubuh anda tidak fit.
  • Sekitar Gunung Bromo banyak obyek wisata lain yang menarik, untuk itu rencanakan dengan matang perjalanan wisata anda agar biaya menjadi lebih efektif dan memiliki pengalaman berlibur yang lengkap ke saat berlibut ke kawsan wisata Gunung Bromo.

Peta Lokasi Puncak Gunung Bromo

 

 

Kawasan wisata gunung Bromo – Kanal Wisata Indonesia

One comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *