Kuliner Rujak Aceh Kesegaran Di Teriknya Siang

Saat ini Banda Aceh sangat terbuka dan menjadi salah satu destinasi wisata yang patut diperhitungkan dalam kancah kepariwisataan Indonesia mau pun dunia karena banyak sekali spot menarik yang dapat kita temui saat berkunjung ke Tanah Rencong ini. Selain wisata alam, wisata religi, wisata budaya, yang patut juga diperhitungkan adalah wisata kuliner Aceh.

Banyak jenis makanan khas di sini yang patut dicicipi, apalagi saat berkunjung ke Aceh pada siang hari, kuliner rujak aceh bisa menjadi sebuah kesegaran di teriknya matahari.

Wisata Kuliner Rujak Aceh

 

Wisata Kuliner Rujak Aceh

Rujak Aceh ini juga sudah terkenal sebagai salah satu menu referensi yang layak diburu saat kita berada di Aceh. Sebenarnya hampir mirip dengan berbagai rujak di kota lain jika dilihat dari bahannya. Campuran rujak Aceh dari berbagai macam buah-buahan diantaranya nanas, mangga, ketimun, kedondong, ubi, kueni, papaya dan pisang batu.

Namun, ada yang membedakan dengan rujak Aceh dengan rujakdi daerah  lainnya yaitu adanya bahan tambahan yang bisa jadi di daerah lain tidak digunakan untuk membuat rujak seperti buah rumbia dan buah batok (di daerah lain namanya buah kawis). Selain itu, umumnya bumbu rujak Aceh dibuat dalam ulekan besar yang terbuat dari kayu jati.



Salah satu tempat dimana kita bisa mencicipi nikmatnya rujak ini adalah di warungnya Pak Mariyadi. Warung yang tidak begitu besar dibawah pohon yang rindang berada di daerah Blang Bintang ini berdekatan dengan bandara.

Soal kepiawaian dalam meracik rujak tidak bisa diragukan lagi karena secara turun temurun penjual rujak ini sudah berdiri sejak tahun 1983 sehingga memiliki pengalaman yang lama dalam meracik makanan khas yang menyegarkan ini. Pantas saja rasanya enak dan selalu diburu pengunjung.

Rasa asam, pedas dan manis mendominasi makanan ini. Ditambah dengan gurihnya kacang tanah yang turut diulek kasar dan kacang tanah goreng utuh yang ditaburkan di atasnya. Jika kurang pedas bisa kita tambah sendiri dengan sambal cair yang juga dihidangkan dengan piring kecil secara terpisah.

Hmmm…. memang benar menikmati kesegaran Rujak Aceh di bawah rindangnya pepohonan terasa sanggup menghalau teriknya siang hari.

 

Wisata Kuliner Rujak Aceh – Kuliner Indonesia

One comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *